Selasa, 30 April 2013

Kematian

Tidak ada yang tahu kapan kita dijemput oleh kematian. Kematian itu seperti suatu kegalauan yang alay, bagaimana tidak? Dia akan menjemput orang-orang yang sebelumnya seperti memberikan pertanda. Jadi ketika itu sudah merupakan firasat, maka dia akan menjemputnya. Kasian bukan? Di saat galau, dan ngga sengaja menjadi alay karena kegalauannya malah dijemput kematian.

Hehehe, jangan diseriusin deh intro di atas, karena sesungguhnya kematian itu adalah kehendak Dia yang menciptakan kita. Kita siap hidup brati kita siap juga untuk mati. 

Nah, sebisa mungkin sebelum dijemput kita kudu ninggalain yang baik-baik di dunia ini, banyak-banyak beramal baik, pokokknya yang baik deh. Tapi namanya juga manusia pasti ada luputnya juga, ga mungkin kita 100% pure baik. Minta maaflah, Tuhan saja maha pengampun kok :')

Belakangan ini memang banyak kejadian yang tak terduga tentang kematian di sekitar gue. Minggu kemarin di saat gue ngomongin kecelakaan via sms dengan si Putri, eh Jumat dini hari Ust Uje meninggal gara-gara kecelakaan motor.
Selain itu temennya temen gue, temen gue juga sih tapi ngga gitu deket juga meninggal karena penyakit asmanya. Dua kejadian itu mungkin bisa lebih mendekatkan diri gue pada yang kuasa.

Marilah kita menjemput rizki di dunia ini sebelum kita dijemput olehNya :')

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar