Selasa, 04 Desember 2012

Apalah Arti Perawan (Part 1)

Menanggapi berita akhir-akhir ini yang membahas tentang seorang bupati yang menceraikan istrinya karena sudah tidak perawan sebelum menikah dengannya, maka sepantasnya kita juga harus berpikir kenapa seorang bupati yang terpelajar mengambil keputusan tersebut. Balik lagi kita harus melihat jangan pada satu arah sudut pandang saja. Hal ini sebenarnya adalah privasi mereka karena merekalah yang lebih mengetahui lebih luas, tetapi hal tersebut menjadi semakin runyam ketika berita tersebut tersebar ke masyarakat luas dikarenakan kecerobohan mereka sendiri. Kenapa saya berkata seperti ini? Karena andai saja kalau memang sang bupati benar-benar cinta kepada istrinya mungkin suatu keperawanan tidak akan menjadi masalah baginya. Akan tetapi sang bupati sebelumnya sudah pernah bertanya kepada mantan istrinya itu apakah dia masih perawan atau tidak? Hal ini patut ditanyakan pada zaman sekarang ini. Karena makin sedikit wanita yang masih perawan sebelum menikah, apalagi di kota-kota besar. Tetapi kalau semua berlandaskan cinta maka mereka akan berpikiran lebih luas dan lebih terbuka lagi untuk saling jujur sebelum melangkah ke pelaminan.

Itulah sepenggal kasus yang lagi maraknya di negeri kita ini. Oke lanjut, sekarang kita bahas tentang perawan. Apa itu perawan? Diambil dari Wikipedia; Seorang perawan ialah seorang wanita yang belum pernah melakukan sexual intercourse.
Sexual Intercourse, disebut juga sebagai copulation atau coitus, merupakan situasi di mana organ reproduksi pria memasuki organ reproduksi wanita.

Dari kamus besar bahasa Indnesia;
pe-ra-wan: belum pernah bersetubuh dng laki-laki; masih murni (tt anak perempuan
me-me-ra-wani : mengambil keperawanan seseorang;
ke-pe-ra-wan-an : perihal perawan; kesucian (kemurnian) seorang gadis; kegadisan

Kalau begitu bagaimana cara mengecek keperawanan? Periksa ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan (SpOG). Apakah keperawanan dapat dilihat dari fisik seorang wanita? Tidak, semuanya hanya mitos. Payudara turun, cara jalan seorang wanita itu semua tergantung kebiasaan dan life stylenya. Lagipula tidak ada ukuran pastinya hanya berdasarkan perkiraan dan itu sangat relatif.
Terus Darah yg keluar saat melakukan coitus apakah sebuah tanda keperawanan? Tidak, ada kasus2 tertentu di mana seorang perawan tidak mengeluarkan darah. Ada org yg dilahirkan tanpa hymen. Selain itu ada pula yg memiliki hymen yg elastis, sehingga coitus yg terjadi belum tentu dapat merusak selaput ini.

Seperti yang saya bilang di atas, dewasa ini untuk menemui wanita yang perawan agak-agak susah gampang mungkin. Maka dari itu kalau anda benar-benar cinta terimalah masa lalu dan kasih kesempatan kedua. Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Tidak semua cewek yang tidak perawan itu murahan, ada cewek yang rela menyerahkan keperawanannya karena dia yakin kalu cowok itu adalah jodohnya yang akan menjadi suaminya. Mencintai seseorang haruslah menerima segalanya termasuk kekurangannya, bertanyalah pada diri sendiri apakah cinta kita ini hanya sebatas kepada selangkangan saja?


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar