Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Januari 2014

Nol

"Validasi ulang saja, tapi pake tema yang lebih fresh jangan yang itu lagi ya?" 

Dalam sekejap gue bingung kudu ngomong apa, dalam hati emang gue yang salah jadi gue harus bisa nerima apapun resikonya. Untuk membantahnya pun gue ngga berhak kalau situasinya seperti ini karena ini murni kesalahan gue.

Mengulang dari awal lagi. Yak, skripsi gue diulang dari nol lagi. Sia-sia banyak waktu yang telah gue buang, penelitian gue muter-muter keliling Jogja untuk mencari data pun terasa ngga berarti. Oke, mau gimana lagi toh itu murni gue kok yang salah, jangan mencari kambing hitam.

Hadapi dengan senyuman, terima apa adanya dan buat hal ini pelajaran bagi gue. Tetap semangat? Harus jawabannya. Walaupun sulit, inilah cobaan gue sekarang ini. Gue kudu ngelawannya, jangan jadi pengecut karena selama ini gue berasa merugi.

So, let do this!   

Terima kasih buat keluarga, semoga kalian bisa lebih sabar buat ngertiin gue. Maaf ya..
Gue baca sms dari adek, rasanya gue pengen nangis. Karena mungkin kata-kata yang tertulis di situ adalah pesen dari orang tua gue. Gue takut kalau gue jadi beban mereka, gue takut mereka sakit kalau ternyata terlalu banyak mikirin gue..

Ya Allah..
Berikanlah rezeki yang bermanfaat, hamba pengen banggain orang tua.. Mereka pasti kangen akan prestasi hambaMu ini..

Terima kasih buat waktumu FPR karena hari ini gue bisa ketemu dan ngasih t-shirt yang mungkin ngga seberapa buat kamu. Melihatmu saja bisa membuatku lebih semangat, semoga senyumanmu itu merupakan pesan dari Tuhan yang tersirat.

Hari ini, langkah ini, tertulis di sini..

Gue siap mengejar cita-cita gue walaupun mulai dari nol lagi! Because it for a better future. \m/

Sabtu, 19 Januari 2013

Dua Hari yang Berbeda

Dua hari ini gue ga tidur malam. Tidur gue waktu pagi dimana orang-orang memulai aktifitasnya. Entah kenapa gue masih aja nglakuin hal seperti ini, buang-buang waktu aja. Eh, tapi bisa dibilang menukar waktu malahan, aku tukarkan kehidupan pagi sampai siang dengan kehidupan malam, he he he. Sulit tidur, eh malah juga dikasi kopi, lengkap sudah bikin melek, on terus.

Hari pertama gue ngerasa galau banget, entah apa yang mau gue lakuin tengah malam gitu, sepi. Tahajud sudah, mau tidur lagi ga bisa gara-gara kopi. Yaudah gue melek sampai subuh. Terdengar adzan subuh, segera deh gue salat di mushola kosan. Entah mengapa tiba-tiba waktu salat gue keinget semua ajaran bokap gue waktu kecil. Dari dia ngajarin ngaji, salat dan sebagainya. Kalau di rumah subuh-subuh gini, dia pasti ngaji di rumah setelah salat jamaah di masjid. Gue jadi inget rumah waktu itu. Gue tahan sampe mata mau netesin air mata. Dan akhirnya netes juga pas kelar salat waktu doa. Gue selalu usahain buat nyontoh kelakuan bokap gue sebaik mungkin, dia adalah teladan bagi gue. Kalau kelakuan gue jelek, berarti itu adalah murni kesalahan gue, karena gue ga diajarin hal-hal yang jelek sama bokap gue.
Setelah masuk kamar pun gue ambil Al-quran warna ungu pemberian bokap gue waktu dulu gue mulai bisa baca sehabis baca iqra' lanjut quran. Terakhir gue baca quran pas bulan puasa kemarin. Gue baca deh itu, satu lembar, dua lembar, dan pas mau habis tiga lembar gue tiba-tiba mulai netesin air mata. Gue inget gimana gue bisa mulai baca huruf-huruf quran ini dan tajuidnya. Semua itu karena bokap gue ngajarin dari gue kecil. Gue baca sambil nahan air mata, walaupun akhirnya netes juga, mana ingus juga meler lagi. Mewek banget gue waktu itu. Tapi setelah selesai baca, gue ngrasa tenang, gue pun akhirnya kerasa ngantuk juga.

Sebelum tidur, gue sempetin buat sms Putri, buat janjian, sapa tau nanti pas bangun sudah ada balasan sms, soalnya dia kalau balas sms lama banget, karena dia punya hp tapi jarang buat pegang hp, he he he sibuk mungkin ya..
Gue pun tertidur, dan sekitar pukul 8 dia bales sms, bilang kalau hari ini masih sibuk. Gue pun lanjutin tidur sampe jam setengah 12. Karena ini hari Jumat maka sebangun tidur gue langsung mandi dan siap-siap berangkat buat ibadah salat Jumat.

Karena kehidupan pagi sampai siang gue dah ditukerin sama kehidupan malam, maka gue pun tidur siang sehabis makan siang. Barulah kehidupan gue mulai lagi setelah sore menjelang malam.
Nonton tv dan nonton tv, begitulah hidup gue. Pukul 12 malam pun gue baru krasa laper lagi setelah terakhir makan gue waktu siang tadi. Pergilah gue ke hik terdekat buat beli mie goreng, dan tak lupa minum gue lagi-lagi kopi. Hal yang sama pun terulang, yaitu ga bisa tidur sampai pagi ini.

Sewaktu di hik, gue iseng aja buat sms lagi si Putri buat nawarin kucing. Eh ternyata dia bales, belum tidur juga ternyata. Tapi bedanya dia melek karena gawean (garapan orang rajinlah), sama temennya ada yang lagi curhat. Jadi ceritanya gue mau ngasi dia kado waktu dia ultah besok bulan Februari. Dia suka kucing dan gue mau ngasih kucing (kitten). Rencananya gue pura-pura buat jual kucing ke dia gara-gara butuh uang, nha pas dia mau beli nanti, gue kasih gratis deh kucing itu dan uang yang buat nebus kucing tadi gue suruh buat beli kandang dan sebagainya. Gila, rencana gue so sweet banget kan, hehehe, kata orang sih gitu :p

Gue jadi inget sama ponakan gue. Ponakan gue ada dua dan itu cowok semua, satu baru sekolah kelas 1 SD dan satunya baru berumur sekitar 2 tahunan. Yang pertama takut sama kucing, sedangkan yang kedua suka banget sama kucing. Lucu deh kalau lihat mereka.
Lebaran kemarin waktu kita makan bareng-bareng sekeluarga di suatu warung, kan ada kucing tuh, jadi ya ada yang takut dan ada yang seneng, mana si adek ngejar-ngejar itu kucing terus digendong, sedangkan yang satunya ketakutan minta digendong sama bundanya.

Emmm, tapi soal kado tadi itu kan baru rencana, dan itu adalah rencana A. Setelah gue sms panjang lebar ternyata rencana A bakal gagal, karena dia kan sudah punya kucing, dan kucingnya itu ngambekan kalau tau ada kucing lagi. Mungkin jenis kucing kampungnya adalah jenis yang aneh, seperti pemeliharanya mungkin, hahay. Ketika rencana A gagal, bagiku masih ada rencana AB :)

Pagi pun gue sambut dengan mata yang masih melek ini, gue ga tau kudu ngapain lagi biar krasa ngantuk. Sambil nunggu ngantuk gue pun nyalain laptop dan browsing-browsing. Gue stalking semua orang yang menurut gue layak buat di stalking :))
Termasuk si Putri, gue ketik namanya di google, WOW!! Banyak banget ternyata akun atas namanya dari berbagai macam website. Gue aja kalah. Gue klik aja itu google image, dan muncul semua gambarnya. Di sini gue nemuin foto yang baru kali ini gue lihat. Ternyata emang ga salah dulu gue pernah suka sama dia, sayang sekali gue pikir gue telat buat kenal sama dia. Coba lebih lama gue kenal, mungkin bakal banyak cerita tentang dia.

Gue pengen tidur, kenapa kantuk ga datang-datang, bahkan sampai kalah cepet datangnya dari balasan sms  si Putri. Apa perlu gue melek sampai siang biar malemnya gue bisa tidur di waktu orang-orang pada malam mingguan? :D

SeRamah Pagi ;)

Sabtu, 22 September 2012

Mama, Ibu, Emak.

Sabtu, dini hari tiba-tiba menetes air mata ini. Entah kenapa hal itu.terjadi, spontanitas begitu saja. Hal yang ada di benakku, aku kangen emakku di rumah.
Dua hari yang lalu aku diberi kabar sama Novi kalau mamanya telah meninggal tanggal 10 Agustus yang lalu. Aku pun kaget mendengar kabar itu. Kabarnya meninggal karena darah tinggi. Sebelumnya waktu pagi masih smsan dan telpon, tapi pas sore dapat kabar kalau masuk ICU dan meninggal. Aku pun turut bersedih walaupun itu kejadian sudah 40 hari berlalu. Yang aku ingat dari mamanya Novi yaitu dia baik sekali sama aku. Walaupun kita berbeda keyakinan tapi hal itu bukan menjadi masalah. Aku ingat waktu dulu pas dipanggil Mas Abe suruh nemenin Novi atau apa punlah itu. Tapi apa daya, sekarang sudah tak bisa buat bertemu kembali. Lupa kapan terakhir ketemu dan sekarang tinggal kenangan.
Sama halnya dengan ibunya Tika. Dia juga baik sekali sama aku. Sampai-sampai aku dianggap seperti anaknya sendiri. Secara Tika itu anak tunggal. Entah sudah berapa bulan aku tak menemuinya. Mungkin rasa tidak terima ini masi mengganduli aku untuk menemui orang tua Tika. Hal itu disebabkan karena tidak direstuinya hubungan kami. Aku pikir antara plin-plan dan tak punya keputusan yang pasti yang ada di kepala suami ibunya Tika. Karena hal tersebut berbeda dengan restu ibunya. Tapi rasa kangen masih selalu ada buat ibunya Tika. Karena mencintai anaknya brarti juga mencintai ibunya. Aku kangen sama ibu, besok pagi aku sempatkan buat sms untuk menanyakan kabar. Yang pasti aku berharap keadaan ibu sehat selalu.
Semua ibu dari orang yang pernah aku cintai selalu baik padaku, mungkin sebenarnya mereka juga sayang padaku. Karena kalau mau anaknya disayang pasti mereka juga berusaha buat sayang kepada kita.
Yang aku paling kangenin sekarang adalah emak aku di rumah. Emak yang aku sayang. Aku selalu nurutin kata dia. Tunggu aku mak, besok pagi aku pulang :)
Aku ingin 4 November depan pas ultah emak aku mau nunjukin kalau aku lulus kuliah strata satuku ini. Aku mau berusaha buat nglanjutin ke strata dua sebagaimana cita-citamu untukku mak. Aku sayang emak..
Published with Blogger-droid v2.0.9

Rabu, 02 Mei 2012

Happy Birthday Brother

May is month when you born in this world. In 2012 your age become 30. We will party together with our family. We can eat together, have a big tart, and i give you a surprise box from Solo. But... It can't happened. Because you was died. We just send our pray to you from here. We always love you brother. Happy birthday to Hidayat Arif Muslim.

Published with Blogger-droid v2.0.4