Jumat, 21 September 2012

Pemanasan

Melemaskan jari-jari ini di tengah malam dengan cara mengetik kata-kata yang ada dalam kepalaku ini. Yuph, sebelumnya aku habis makan soto, tempe goreng dan minum es coffeemix. Tengah malam ini aku sering merasa lapar. Ya jelaslah toh seharian cuma makan nasi satu bungkus doank. Makanku tidak sendirian, tentu saja ditemani orang yang selama 5 tahun ini aku tinggal seatap bareng. Gila awet setia banget kan?? Tapi sayangnya bukan cewek, hehe. Dia adalah Budiono, mahasiswa tingkat akhir seakhir-akhirnya antara DO atau DO #eh. Itulah nasib mahasiswa akhir, hal tersebut juga aku rasakan sebagai mahasiswa angkatan 2007 yang entah sekarang itu termasuk semester berapa. Aku saja sampe ngga tau sekarang ini aku semester berapa. Sebenarnya sih aku tinggal ngerjain skripsi, tapi karena males itu aku ngga kerjain. Inilah masa senakal-nakalnya aku sampai aku seperti ini. Karena sebelumnya aku belum pernah semalas ini, secara track recordku dari kecil termasuk hebat. SD, SMP, dan SMA aku selalu masuk sekolah favorit dan kelas unggulan. Ranking 3 besar, 10 besar, 20 besarpun pernah aku alamin, sampai-sampai 40 besar pun pernah (dalam sekelas kan 40 siswa, hehe). Flashback dikitlah zaman-zaman aku pinter dulu. Sayang kepintaranku itu tidak diimbangi kerajinan. Coba kalau aku rajin mungkin aku sudah pakai selendang cumlaude 2 tahun yang lalu :p. 
Tapi aku percaya kalau aku masih bisa untuk memulai lagi. Ok, mulai dari tulisan ini maka aku akan mulai rajin. Masih kamu ngga percaya? Percaya sajalah kamu, karena positif thinking itu lebih baik dari pada negatif thinking. hehehe. 

..... #np JKT48

Pukul 2:50 waktu laptop.
Pukul 3:18 waktu jam dinding.

Ngaco kan jam dinding aku? Aku sih cuma setting untuk kelebihan 15 menit doank, tapi bisa aja dia mempercepat dirinya sendiri. Mungkin jam dinding itu sebenarnya menyindir aku karena dia bisa lebih cepat dari pada aku. Oke fine, aku terima, tunggu saja nanti aku akan lebih cepat dari kamu.

..... kemudian aku ngetwit "Mungkin jam dinding itu sebenarnya menyindir aku karena dia bisa lebih cepat dari pada aku." 

Kulihat sprei di belakangku, warnanya coklat agak kuning. Kalau ingat dulu waktu beli sprei itu rasanya jadi geli, kenapa? Karena waktu itu aku ingin mencari sprei gambar klub bola, tapi nyari sana-sini ngga ada yang cocok. Pada suatu toko ada yang jual lumayan lengkap sih, tapi berhubung harga ngga cocok alias mahal, maka terselip kata-kata dari seseorang yang menemani aku nyari sprei waktu itu. Dia bilang kalau kita lagi nyari sprei yang gambarnya tidak mereka miliki. Dalam benakku pinter juga anak ini ngelesnya. Alhasil kita terus mencari di tempat lain, dan ketemulah sprei coklat kuning ini, yang mana bukan gambar klub bola. Aneh kan? hehe, iya emang aneh sih, nyari A dapatnya B.

Samsung galaxy ace di atas kasurku itu menunjukkan waktu pukul 2:59. Ponsel pintar ini aku beli dari mahasiswa juga. Di saat dia butuh uang maka aku beranikan untuk menawar sebesar 1,5jt rupiah. Tawar menawarpun sangat sengit sekali. Hahaha. Akhirnya dengan jurusku yang aku bilang cuma punya uang segitu, dilepas juga itu ponsel.

..... #np JKT48 
serasa lagunya cuma itu aja, ngga bisa diganti-ganti :))

Hemmm, lumayan juga ini tangan pemanasannya buat ngetik. Aku akhiri dulu yah, lain kali akan cerita lagi.

Selamat pagi!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar