Minggu, 21 Juni 2015

Vakum

Gila lama juga aku ngga ngeblog selama 6 bulan. lol. Skill bercerita dalam tulisan pasti tambah berkurang nih, jarang latihan kan jadinya. Gimana lagi? Padahal sibuk juga ngga, galau juga iya. Enam bulan waktu yang lama tapi berasa cepet banget. Sampai ngga kerasa ternyata aku sudah 26 tahun.

Sekarang ini bulan puasa, tidurku cuma sebentar di siang hari. Selebihnya aku melek mikirin apa yang ngga penting. Selain itu juga ini lagi dalam proses pembentukan tubuh agar terlihat nampak berotot. Hahaha *ketawa jahat*

Hemm.. Aku bingung terlalu lama vakum. :(

Rabu, 31 Desember 2014

Aneh

Iya cewek itu aneh! Gila aja bisa ngasih saran atau apalah, tapi buat sendirinya seperti ngga bisa ngaca. Contoh ya, cewek bisa nyaranin lo buat hemat jangan beli sesuatu yang ngga lo bener-bener butuhin tapi sehabis itu si cewek beli sepatu baru, celana baru dan lain-lain.
Seperti ini termasuk cewek tipe kampretos :))

Tipe lainnya, seperti banyak ngomong tentang kebenaran, seolah-olah dirinya serba benar dan suci. Kenyataan bahwa dirinyalah yang penuh salah. Hobi ngebohong dan memanfaatkan orang lain.
Hemm, seperti ini doain aja biar cepet nyadar kembali ke jalan yang benar. Iya benar, benar kudu dibuang ke Bekasi aja :))

Nah pertanyaannya, kapan gue ketemu cewek yang ngga aneh?
Fyi aja, padahal gue ngga aneh-aneh juga. Fyuh...

Sebentar lagi sudah 2015, semoga di 2015 sudah musnah itu semua bentuk dan segala jenis cewek aneh \:D/


Konser Tulus 2014

Jumat, 26 Desember kemarin gue dapat kesempatan untuk menyaksikan konser Tulus di Gor Sritex Arena Solo. Walaupun cum,a nonton di kelas festival saja tapi rasanya sudah senang karena tiket yang gue dapetin juga berasal dari hadiah kuis di instagramnya Suchmicorp yang merupakan event organizer dari konser ini.

Isi gor tidak terisi penuh oleh penonton, mungkin gara-gara harga tiket yang terlalu mahal menurut gue. Selain itu suara sound juga ngga begitu jelas kalau dari tribun festival. Apalagi screen dari proyektor juga mgga begitu jelas. Jadi kesimpulannya bahwa konser ini tidak setara dengan uang yang kita keluarkan untuk menontonnya.

Kalau ada kekurangan pasti ada kelebihannya juga. Kelebihannya ya dari penyanyi itu sendiri yang bisa membuat para penonton senang. Membuat mereka lupa kalau konser ini tidak seharusnya mahal, secara Tulus termasuk baru dalam dunia musik Indonesia.
Tapi berhubung gue suka sama lagu-lagunya, gue pun menikmati konser ini, menyanyi bersama sepanjang lagu didendangkan oleh sang penyanyi.

Satu jam menonton rasanya masih kurang lama, lebih cocok kalau semua lagu yang Tulus punya di album dinyanyikan semua, hehehe.. maunya sih gitu.
Terus berkarya Tulus, karena menurut gue lirik-lirik yang lo ciptain itu 'beda'.
Saran lagi kalau menonton, ngga usah malu kalau nonton konser sendirian. Karena gue telah ngalamin sendiri. 
Enjoy your life guys!

Minggu, 16 November 2014

Gunung Merapi 25-26 Oktober 2014

Tanggal 2 Suro atau lebih tepatnya 25 Oktober 2014, gue bersama teman gue si Wedha dan Ofi nanjak ke gunung Merapi. Ini ketiga kalinya gue dan Wedha ke Merapi, sedangkan Ofi yang kedua kalinya. Cuaca hari itu cerah sehingga perjalanan naik dan turunnya pun jadi lancar tanpa hambatan apa pun.


 
Jalan naik sebelum sampai puncak

 berlevitasi sehabis dari puncak

 anak kekinian jangan lupa buat groufie

 negri di atas awan

ninja ganteng yang disangka cewek sewaktu perjalanan -_-'

Mau cerita lengkapnya? Datang aja langsung sini gue ceritain :p

Random

Kadang di atas kadang di bawah. Mood gue sekarang sedang berada di bawah terus. Gue gak ada semangat maupun tujuan hidup. Bahkan sekarang gue terlihat kurus, yang tadinya hampir 60kg sekarang gue 50kg. Gue cuma gak tahu kudu ngapain. Males..

Udah gitu aja.

I hope tomorrow will be better

Kamis, 11 September 2014

The Power of Pending

Ada saja jalan tak terduga ketika gue pending keinginan untuk berpikir ulang apakah gue akan mengeksekusinya atau ngga. Rasa penyesalan selalu ada ketika datang hal yang lebih menyenangkan dari apa yang telah keputusan diambil.

Contoh ketika gue mau beli sepatu futsal, nike di toko resmi cuma diskon 10%. Lalu gue pindah ke sport station dan mendapatkan adidas yang harganya lebih murah. Gue beli itu adidas futsal.
Seminggu kemudian harga sepatu futsal nike di sport station diskon 50%, dan gue nyesel beli adidas.

Contoh lain ketika gue mau pasang orange tv, setelah dihitung-hitung, bla-bla-bla dan sebagainya jatuhnya lumayanlah untuk pengeluaran perbulannnya nanti. Jauh sbelum itu gue sudah ngerencanain untuk streaming saja di genflix.co.id toh bisa jatuh lebih murah kalau dihitung-hitung. Waktu itu belum sempet gue eksekusi karena paket data telkomsel belum mendukung kalau akan gue gunain untuk streamingan alias kuota bakal cepet habis. Tapi pencerahan datang begitu saja, sekarang paket midnight kuotanya lebih mendukung daripada waktu itu.

Dari kedua contoh di atas dapat gue simpulkan kalau penyesalan tetep bakal ada dan hal yang menyenangkan pun juga ada. Mereka saling beriringan, kalau seimbang mungkin bakal dapat banyak pelajaran, kalau tidak berarti antara beruntung dan kurang beruntung.

Kamis, 28 Agustus 2014

Agustus


Serbgai anak masa kekinian pada bulan Agustus ini gue ngelakuin hal yang beda dari tahun-tahun sebelumnya. Sudah lama banget gue ngga ngelakuin upacara bendera. Tahu kan kalo Agustus ini negara kita ini ulang tahun yang ke-69. Setelah terakhir kalinya gue upacara 7 tahun yang lalu saat penerimaan siswa baru di kampus tercinta, sekarang gue bakal ngelakuinnya di ketinggian yang berbeda. Yak kali ini gue bareng temen-temen gue bakal ikut upacara 17 Agustus di gunung Merbabu.

Berangkat dari Solo dan Magelang, kita berempat ketemu di basecamp Merbabu via Selo. Siapa kita? Cek foto di bawah ini men.

Kita bertiga mempunyai kesamaan, mempunyai darah Magelang dan fans United bukan abal-abal.

 Ketambahan satu orang lagi yang sepertinya ngga ada kesamaannya. Hehehe



Gue ngga banyak cerita di sini, karena biarlah memori di otak ini yang akan menyimpan banyak kejadian waktu itu. Kalian bakal merasakannya kalo sudah nyoba sendiri. Lakukan hal yang berbeda yang belum pernah kalian lakukan, maka kalian bakal mengingatnya.

Dirgahayu Republik Indonesia!

Rabu, 23 Juli 2014

Dongeng Pencari Jodoh yang Aneh

Pada suatu hari hiduplah seorang wanita yang tinggal di daerah timur. Di sana dia hidup dengan segala kemudahan. Sumber air sudah dekat, tidak perlu lagi menunggu kiriman air dari daerah barat lagi via JNE atau TIKI. Mencari makan pun hal yang sangat mudah, dengan bermodalkan kata-kata dia bisa memperoleh apa yang dia mau. Dia bagaikan ratu yang hidup di daerah timur. Walaupun dengan tampang yang pas-pasan dia bisa meluluhkan hati setiap pria. Berbeda dengan zaman sekarang yang hal itu tidakdapat berlaku.

Karena kebiasaannya itu, dia menghalalkan segala cara untuk memperoleh apa yang diinginkannya. Suatu ketika ada seorang pria bersama kekasihnya yang lewat di depannya. Wanita itu pun ternyata menyukai pria tersebut. Dalam pikirannya bagaimana caranya dia bisa mendapatkan pria itu dari tangan kekasihnya.
Dengan cara mendekati kekasih pria tersebut, wanita ini berpura-pura menjadi penjual kosmetik dengan sistem MLM. Dengan iming-iming kapal pesiar dan bisa membahagiakan orang yang disayang, wanita ini memprospek kekasih pria tersebut.

Setelah itu masuklah kekasih pria itu ke dalam lubang hitam bisnis MLM ngga jelas. Tetapi karena ketidak jelasan bisnis itu, kekasih pria itu malah bisa sukses bahkan melebihi kekayaan wanita yang menjerumuskan ke dalam bisnis ngga jelas itu. Karena kekasih pria ini merasa dirinya kaya raya maka dia dengan seenaknya mengatur kehidupan kekasihnya. 

Kekasihnya yang hidup pas-pasan pun merasa hidupnya dikekang, dan akhirnya malah dia ditinggalkan oleh kekasihnya dengan kapal pesiar dengan pria lain.
Pada kesempatan ini pun si wanita tadi mulai melakukan pendekatan pada pria yang disukai. Dengan melakukan berbagai manuver akhirnya pria tersebut luluh juga. Tetapi luluhnya karena pelarian.

Dengar kabar burung, kapal pesiar yang dinahkodai mantannya itu tenggelam menabrak gunung es. Antara sedih dan bahagia bercampur menjadi satu. 
Pria dan wanita itu akhirnya tetap tidak bisa bersatu karena pria tersebut dapat membedakan mana cinta yang tulus dan yang cuma main-main.
Wanitapun terkena karma karena selama hidupnya banyak mempermainkan hati orang. 

Akhirnya pria tersebut menjerumuskan diri ke dalam bisnis lubang hitam MLM kosmetik. Karena dia sudah tidak percaya sama rasa cinta lawan jenis, akhirnya dia menjadi melambai.
Bisnisnya pun lancar dan mendapat kapal pesiar seperti mantannya. Tetapi dia takut kalau kejadian kapal pesiar itu terulang kembali. Kemudian kapal itu dia jalankan tanpa nahkoda, dan akhirnya menabrak gunung es juga lalu tenggelam. Dia sangat bersyukur tidak ikut naik kapal itu.

Setelah bersyukur, pria tersebut insyaf kembali untuk menjadi pria normal. Dia pun membuka audisi jodoh dengan syarat wanita yang cantik yang jujur dan setia. Dia percaya bakal menemukan jodohnya, karena wanita yang tidak setia sudah mati tenggelam dan yang bohong sudah terkena karma.

The end.

Senin, 12 Mei 2014

Mother's Day

Gue baru tahu kalo tanggal 11 Mei itu merupakan hari Ibu sedunia. Pas buka bbm ada orang yang update pm selamat hari ibu. Setahu gue sih tanggal 22 Desember, kirain sudah ganti. Ternyata eh ternyata ini yang untuk sedunia. Makanya kalo update pm yang jelas dong hei para user, hehehe. Apa itu Hari Ibu Sedunia? Pengen tahu atau mau tahu banget nih? Coba cek aja di sini.

Okey, kalian sudah coba cek belum? Gue sih belum tapi kan yang penting gue sudah ngasih info. Fyi fyi gitu deh, ciyeee pesan info :))
Nah kenapa gue tetiba nulis ini, karena waktu gue buka browser otomatis halaman awal yang kebuka adalah google. Di atas sendiri itu gambar yang muncul waktu itu. Kemudian gue inget Emak, karena gambar itu mengingatkan gue kalo dulu gue belajar sepeda sama Emak gue. Dari mulai pake sepeda yang ada tambahan roda kecil  di sampingnya kemudian dipegangin sepedanya dari belakang dan kadang dilepas pelan-pelan, dan akhirnya dengan belajar sedikit demi sedikit gue bisa lancar naik sepeda. 

Ada hal lucu nan konyol yang gue lakuin waktubelajar naik sepeda. Waktu itu kan masih dipegangin dari belakang, nah karena gue tahu kalo masih dipegangin yaudah gue iseng sambil nutup mata. Tak tahunya ternyata itu pas dilepas alias ngga dipegangin sepedanya dari belakang. Derrr, gue jatuh deh gara-gara nabrak :|

Waktu belajar naik sepeda motor pun gue diajarin Emak. Tahu dimana gue belajarnya? Yak tebakan kalian pasti salah. Karena gue belajar di dalam rumah.
Jadi di dalam rumah cuma maju mundur gitu 5 meteran, dan itu mirip waktu belajar naik sepeda tetep dipegangin dari belakang.

Mungkin kalo gue inget waktu gue belajar jalan untuk pertama kalinya pasti ada Emak di samping gue. Sayang gue sebagai manusia yang normal ngga bisa nginget-inget waktu zaman bayi :))
Itu baru beberapa contoh yang dapat para Ibu ajarkan kepada anaknya. Betapa hebatnya seorang Ibu yang sangat sabar dari 9 bulan lebih mengandung kita, membesarkan kita, menyayangi kita sampai seperti sekarang ini.
Keinginan Ibu mungkin kita ngga tahu pastinya, tapi yang pasti mereka cuma ingin anaknya bahagia, karena jika kita bahagia Ibupun juga akan ikut bahagia.

Gue belum bisa ngasih apa-apa di Hari Ibu ini, tapi gue akan selalu berusaha untuk menuju kebahagiaan. Banyak yang bilang bahagia itu sederhana. Bersyukurlah, karena dengan bersyukur lo bakal tahu sesederhananya sebuah kebahagiaan itu :)
Selamat Hari Ibu Sedunia.

Senin, 17 Februari 2014

Konser Gamelan Akbar 2014

Pada tanggal 15 Februari ada acara gratisan dari Pemerintah Kota Solo yaitu Konser Gamelan Akbar 2014 di halaman parkir Benteng Vastenberg. Acara ini menampilkan banyak artis terkenal di bidang seni seperti , Sahita, Blacius Subono & Dedek Wahyudi. 




Panggung yang besar dengan penataan lampu yang bagus dan suara yang enak didengar, acara sungguh menyenangkan. Dari awal sampai akhir tidak ada yang membosankan.
Karena ini acara gamelan pertama kalinya maka masih ada kekurangan dan perlu diperbaiki untuk ke depannya.

Sebenarnya gue kurang tahu kapan acara ini ada, cuma sebelumnya pernah baca tapi tidak ingat tanggalnya. Waktu itu, sore hari gue dapat ajakan buat nonton ini. Jadi ini acara malam minggu pertama gue di tahun ini. Karena sebelumya gue jarang malam mingguan dan lupa apa itu malam minggu. 

Setelah acara selesai gue sempetin buat foto di gerbang masuk acara ini. Foto orangnya sih biasa aja kok cuma cakep aja. Hehehe



Ngga mungkin kan gue foto selfie seperti itu, pasti ada yang motoin. Mau tahu siapa? Nih gue kasih tahu.

Siapakah dia? Dia adalah fans yg tak berpaling ke lain hati, mahasiswi Magister Pendidikan Bahasa Inggris. Sedangkan gue adalah mahasisa :|
Bagaimana ceritanya gue bisa kenal sama dia? Nanti deh kapan-kapan ada kok ceritanya.
Sebagai makhluk hawa yang tercipta di bumi ini, dia pasti seperti cewek sebagaimana umumnya. Foto! Foto! dan dia pengen foto dengan latar belakang tulisan Solo peduli bencana Gunung Kelud. Seperti ini...

Ada kejadian konyol pada acara ini. Saat acara amal dan kotak amal diputar ke penonton, gue pun ikut donasi. Gue ambil aja semua uang yang ada di saku belakang celana tanpa melihat itu nominalnya berapa.
Tak disangka ternyata karcis parkir motor gue ikut gue masukin ke kotak amalnya x_x. Untung ini bukan di mall, jadi waktu kelua pulang tak perli mengganti karcis yang hilang bila tidak dapat menunjukkan karcis parkirnya. Lain kali ga bakal gue ulangin deh..

Sudah gitu aja, nanti kalau ada acara lagi di Solo pasti gue posting. Acara sih pasti ada cuma guenya itu yang berangkat datang atau ngga. Emm, tergantung sih ada yang ngajak ngga. Hehehe

Act and Pray For Sinabung

Pada tanggal 16 September 2013 Gunung Sinabung meletus. Lebih dari 17.000 penduduk mengungsi di 20 posko bencana.
18 November 2013 Gunung Sinabung kembali erupsi. Saat ini sudah lebih dari 29.000 jiwa tinggal di 43 posko pengungsian. Kondisi para pengungsi dan desa mereka seperti pada video ini.

Setelah melihat link video tersebut, hati gue tergugah buat nyari donasi dengan menjual stok dagangan kaos SHS seperti di bawah ini.


 Semoga usaha gue lancar. Aamiin..

Halo

Sudah satu bulan dari terakhir gue posting blog terakhir tanggal 17 Januari kemarin. Sekarang 17 Februari, jam menunjukkan pukul 1:06 am. Gue belum tidur, belum ngantuk. Monkey to Millionaire menemani tengah malam gue yang masih panjang ini.

Bulan Februari tak terasa sudah jalan setengahnya. Sepertinya baru kemarin tahun baru masehi, tahun baru Cina juga sepertinya baru kemarin. 
Setiap gue posting blog pasti akan ada cerita yang akan dishare. Tapi sementara ini ngga akan gue share semua seperti biasanya yang gue buka-bukaan dengan kejadian apa aja yang dialami.

Baru jalan setengah bulan aja sudah ada duka dan sukanya bulan Februari ini. Dukanya sementara gue pendem dulu deh. Nah, sukanya gimana? Sama gue juga mau pendem dulu. Ha ha ha.
Alhamdulillah gue nulis ini dengan hati yang lagi seneng sih tapi juga perut yang agak eror. Ngga tau kenapa rasanya aneh ni perut. Entah tadi gue telat makan atau salah makan.

Sekian deh opening blog buat bulan ini. Habis ini gue akan posting kejadian-kejadian dari awal bulan ini.

Jumat, 17 Januari 2014

Nol

"Validasi ulang saja, tapi pake tema yang lebih fresh jangan yang itu lagi ya?" 

Dalam sekejap gue bingung kudu ngomong apa, dalam hati emang gue yang salah jadi gue harus bisa nerima apapun resikonya. Untuk membantahnya pun gue ngga berhak kalau situasinya seperti ini karena ini murni kesalahan gue.

Mengulang dari awal lagi. Yak, skripsi gue diulang dari nol lagi. Sia-sia banyak waktu yang telah gue buang, penelitian gue muter-muter keliling Jogja untuk mencari data pun terasa ngga berarti. Oke, mau gimana lagi toh itu murni gue kok yang salah, jangan mencari kambing hitam.

Hadapi dengan senyuman, terima apa adanya dan buat hal ini pelajaran bagi gue. Tetap semangat? Harus jawabannya. Walaupun sulit, inilah cobaan gue sekarang ini. Gue kudu ngelawannya, jangan jadi pengecut karena selama ini gue berasa merugi.

So, let do this!   

Terima kasih buat keluarga, semoga kalian bisa lebih sabar buat ngertiin gue. Maaf ya..
Gue baca sms dari adek, rasanya gue pengen nangis. Karena mungkin kata-kata yang tertulis di situ adalah pesen dari orang tua gue. Gue takut kalau gue jadi beban mereka, gue takut mereka sakit kalau ternyata terlalu banyak mikirin gue..

Ya Allah..
Berikanlah rezeki yang bermanfaat, hamba pengen banggain orang tua.. Mereka pasti kangen akan prestasi hambaMu ini..

Terima kasih buat waktumu FPR karena hari ini gue bisa ketemu dan ngasih t-shirt yang mungkin ngga seberapa buat kamu. Melihatmu saja bisa membuatku lebih semangat, semoga senyumanmu itu merupakan pesan dari Tuhan yang tersirat.

Hari ini, langkah ini, tertulis di sini..

Gue siap mengejar cita-cita gue walaupun mulai dari nol lagi! Because it for a better future. \m/

Kamis, 02 Januari 2014

Sedekah Harian

Baru sehari di awal tahun 2014 sudah aja masalah dan langsung booming di dunia twitter. Maklum gue setiap harinya selalu mantengin lini masa twitter. Padahal ada kerjaan yang lebih penting tapi tetep aja mata gue tertuju di sana.

Titip doa berbayar, itulah yang lagi booming seharian ini. Jadi Ahmad Gozali sebagai pemilik akun twitter @ahmadgozali ini mengajak para followersnya untuk mentransfer uang sebesar seratus ribu rupiah dan mengirimkan doa apa yang akan dimintakan nanti saat Pak Ahmad ini saat berdoa di Mekah sana. 
Dalam kasus ini sebagai orang awam yang tidak tahu siapa itu Pak Ahmad pasti langsung berpikiran masak buat nitip doa kudu bayar segitu. Apalagi kalau sudah direplay sama akun-akun seleb twit sejagad Indonesia, bakalan deh itu follower yang kurang pintar langsung berpikiran negatif.
Gue sebagai pengguna twitter yang pintar langsung mengecek siapa itu Pak Ahmad dan siapa saja yang dekat dengan dia. Cek aja sendiri, gunakan pikiran positif anda :)

Ini poster ajakan sedekahnya

Kalau sudah masuk dunia twitter Indonesia maka kelanjutanya bakal ada joke semacam ini:
Entah itu transfer asli atau bukan

Dalam hal ini Pak Ahmad kurang beruntung karena sewaktu dia sudah di Jeddah dan ngetwit kalau sudah sampai, dia lupa belum menyalakan fitur lokasi di smartphonenya. Alhasil jadinya seperti ini jika kita lihat dari twitter kita:

Gue sih percaya sama dia karena sudah gue kepoin seluk beluk sebagian besarnya. Jadi bagi yang masih belum percaya sebaiknya kalian cek klarifikasinya di akun @sedekahharian tentang program titip doa

Sebelum kita menilai orang ataupun kelakuan orang, lebih baik kita mengetahui siapakah sebenarnya orang tersebut. Sekarang ini orang yang bener-bener berniat baik malah jadi kelihatan sebaliknya di mata banyak orang. Seharusnya didukung bukan malah dipojokkan. Bagaimana negara ini akan maju kalau sikap kita masih seperti ini.
Jadi buka mata anda lebar-lebar, gunakan pikiran positif anda maka anda akan tahu apa yang anda lihat sebenarnya.


Selasa, 31 Desember 2013

31 Des

Di akhir tahun ini hujan turun setiap paginya. Hawa yang dingin membuat gue merasa ngantuk terus. Hai... Apa kabar skripsi? Good? I'm sorry, i have no idea..

Mengingat setahun ke belakang sepertinya belum ada yang bisa dibanggakan, bahkan yang terasa berarti pun ngga terlalu terlihat. Tapi sepertinya gue jauh lebih bersyukur dari tahun sebelumnya.
Tahun 2013 awal gue mulai suka dengan hobi baru yaitu daki gunung. Dari ngumpulin peralatan outdoor hingga belajar situasi outdoor. Dari alam gue banyak belajar.

Di akhir tahun gantian gue mulai suka baca-baca lagi setelah seian lama vakum hobi membaca. Dulu ya waktu gue masih SD, gue langganan Bobo, langganan tabloid yang berhubungan dengan bola, dan langganan ke rental komik. Sebagian uang jajan gue lari ke sana. Tapi setelah lulus SMP gue sudah jarang baca lagi karena uang jajan yang pas-pasan ngga ada sisa buat beli seperti itu lagi.
Dan sekarang gue mulai hobi buat baca-baca lagi. Jadi berasa nostalgia.
Hal yang tetep gue jalanin selama setahun terakhir adalah futsal, sekarang aja senjata baaru gue pakai specs acc viper, paling sepatu ringan dan mahal. Tak apalah, he he he.

Emang sih tahun 2013 gue masih tetep masih single walaupun teman-teman sebaya malah sudah ke jenjang yang lebih tinggi, pernikahan. Mungkin belum bertemu saja sama jodohnya, lagian gue juga ngga ngejar kemana si jodoh berlari. Hitung-hitung hemat bensin berarti di tahun 2013, mana sempat naik juga kan harga bahan bakar. He he he..
Semoga di tahun yang baru besok dapat menuju ke hidup baru bersama jodoh ya.. aamiin.

Ada perlunya kita menengok ke belakang tapi kalau ngga sempet juga ngga papa, yang penting ke depannya kita bisa menjadi lebih baik dari pada yang lalu, biar kita ngga termasuk orang yang merugi. OK?? Oke sip (y)

Senin, 23 Desember 2013

Hari Ibu

Ibu, Ibu, Ibu, Bapak

u know what i mean :')

Tanggal 22 Desember merupakan Hari Ibu, dimana kebanyakan orang mengucapkan hari ibunya ke ibunya masing-masing, ke ibunya orang lain, bahkan ke ibunya gebetan atau ibunya mantan.
Dua tahun kemarin sih masih sempet ngucapin hari ibu ke ibunya mantan, soalnya dulu tiap pacaran selalu ibu si pacar baik hati ke gue. Tapi semenjak udahan, tahun kemarin gue udah ngga ngucapin secara tak langsung. 

Gue sedih ketika tahu ternyata ibu mantan pacar pertama gue sudah meninggal, karena ga kebayang kalau dia bakal pergi secepat itu. Selamat hari ibu buat mamanya Ninda :')
Gue selalu inget senyuman anda.
Duh, jadi sedih gini. Selamat hari ibu juga deh buat ibunya Keke :D
Maaf, dek Abe ngga ngucapin langsung.. (((dek Abe))) Ha ha ha

Emmm, selamat hari ibu juga buat Umi mu wahai pujaan hati :)

Sekian ucapan selamat buat para ibu-ibu, untuk yang belum sempat gue selamatin maaf ya, karena ngga bisa disebutin satu-satu.

Paling penting dari semua di atas yaitu selamat hari ibu buat Emak gue tercinta :*

Karna engkau...
diriku terlahir di bumi ini
diriku beranjak dewasa
diriku menjadi seperti ini

Dari dulu setiap gue pulang ke rumah yang pertama gue cari selalu emak gue. Kalau sudah melihatnya rasanya lega. Tapi ketika belum bertemu maka gue akan teriak sambil nyari dimana emak gue, gue cari di kamarnya, di dapur, di kamar mandi, di kandang, kalau tetep ngga ketemu ya gue cari di warung terdekat. Enak nih kalau ketemu di warung, bisa sekalian beli jajan. He he he.


Hayo tebak mana emak gue di foto atas? Bagi yang jawabannya benar ntar dapat hadiah umroh :))
Tapi ketemunya langsung di Mekah sana yak, he he he
Jangan liatin gue lho, sumpah itu gue overload deh size-nya. Sekarang dah mendingan ngga sebunder itu. Cowok bunder itu ga lucu.. Huft

Ngomongin soal emak, pasti dulu banyak ngajarin gue apa pun waktu gue masih kecil. Lha wong gue juga ngga inget pas zaman kecil pas ucul-ucul nya gue. Gue inget yang ngajarin naik sepeda megangin dari belakang itu emak gue. Bahkan ngajarin naik motor di dalam rumah juga dipegangin emak gue dari belakang. Maklum waktu itu baru iseng-iseng naik motor, umur gue belum sampe 16 soalnya.

Emak gue emang segalanya, waktu gue putus dari pacar yang udah lama banget pacarannya, yang nenangin juga beliau. Kalau ngga putus mungkin gue ngga bakal sadar kalau ternyata ada yang lebih perhatian dari pada pacar yang sudah kita anggap sebagai remainder atau apa pun itu.
Bahkan waktu bokap gue masuk rumah sakit dan gejala strok, bisa dibilang strok sih, yang ngerawat nyuapin dan segalanya itu emak gue. Gue ngga bisa bantu langsung, soalnya gue ngga di rumah.
Karena cintanya dan kekuatan dari Allah, bokap gue bisa sembuh dan bisa jalan lagi bahkan melakukan aktifitasnya seperti dulu (lihat foto di atas), cuma ngga boleh aja naik motor sendirian. Jadi selain kakak gue, kalo gue pas di rumah maka profesi gue adalah sopir :D

Emak gue ngga pernah nuntut gue buat lulus kuliah, tapi berhubung ini sudah batas akhir gue kuliah maka mau tidak mau gue kudu nyelesain studi ini. Kurang lebih tujuh tahun gue belum bisa ngebanggain bonyok (bokap-nyokap) gue.
Beda waktu zaman gue SD, SMP dan SMA. Setiap catur wulan, setiap semester, setiap kenaikan kelas, setiap penerimaan siswa baru, gue selalu ngebanggain mereka.
Bukannya sombong sih, dari SD sampai SMP gue selalu masuk kelas unggulan dan dapat ranking. Wajar aja emak gue bangga, kadang bisa buat cerita-cerita. Tapi waktu itu gue malu kalau prestasi gue sering dicrita-critain, padahal bagi mereka itu adalah hal yang membanggakan.
Waktu SMA gue masuk sekolah paling favorit di Kota Magelang yaitu SMA Negeri 1 Magelang. Dari keluarga gue, cuma gue yang masuk situ sih.

Untuk saat ini gue belum bisa banggain lagi Mak, maaf ya. Walau kadang cerita gue sebagai penjual kaos lewat internet sering dicrita-critain. Secara tak langsung gue nyari tambahan duit sendiri. 
Tapi gue yakin, sebentar lagi gue lulus kuliah dan membuka lapangan kerja, karena itu bakal buat mereka bangga :')
Gue tahu tiap hari bokap selalu doaian gue sekeluarga, sebaliknya gue juga selalu doain orang tua gue setiap hari. Semoga kita semua sehat selalu, biar bisa merasakan hasil usaha dan pengorbanan kita selama ini. Aamiin..

Selamat hari ibu.. dan
Surga di telapak kaki ibu..

Sabtu, 07 Desember 2013

Dimana Gue Harus Mencari Kemana

Enam tahun di Solo gue baru tahu kalo Nusukan itu luas. Gue kira kecil seluas beberapa lapangan bola dijadiin satu. Ternyata... pffft

Jadi gini ceritanya, Jumat 6 Desember, gue main ke kosan teman gue yang ada di UNSRI. Gue baru tahu kalo letak kosan ini di daerah Nusukan. Denger kata Nusukan gue jadi inget kalo gadis idaman gue tinggal di Nusukan rumah embahnya.
Terus gue coba whatsapp (WA) dia deh, nanya Nusukannya sebelah mana. Iseng aja alasan mau pinjem buku, toh kemarin-kemarin mau pinjem belum jadi. Seperti biasa karena mungkin lagi sibuk dia jawabnya lumayan lama. Orang WA yang sebelumnya aja ngga dibales jg -_-.
Tapi entah ada angin apa dia jawab gini, "palang joglo ke barat. Masuk gang yang ada warung sotonya". 

Sebagai mahasiswa tingkat akhir seakhirnya, gue nekat aja nyari dengan klu seperti di atas.

Pukul 5 sore gue cabut dari kosan teman, buat pergi ke arah barat meminjam kitab suci alias buku. Halangan rintangan membentang tak jadi masalah dan tak jadi beban pikiran. Demi mendapat buku, alasan sih, demi ketemu orangnyalah.




Dari google map di atas, posisi gue pertama dari sekitaran Jl. Kolonel Sanders, eh salah, Kolonel Sugiyono. Karena jarang lewat jalan sini, jadi setahu gue arah palang joglo ke barat tu cuma ada satu jalan, yaitu Jl. Ki Mangun Sarkoro. Nekat aja gue lurus terus ke arah sumber dan nyari mana itu warung soto. Padahal sebelumnya sudah dikasih tahu kalo bukan yang arah sumber melainkan jalan yang sebelahnya.


Sesampai di seberang jalan SPBU, ada warung soto dan pas di situ ada gang jalan masuk juga. Gue pikir ini jalannya, terus gue tanya lagi buat mastiin. 
Sabar nunggu balesan WA, karena dia kan lagi garap mungkin sibuk. Tapi kalo tetep nunggu gini keburu sore, mana di pinggir jalan banyak kendaraan berat, bau asap knalpot juga. Pfft..
Coba dah gue telpon, dan diangkat.
     "bla.. bla.. bla.."
*percakapan disamarkan :))
Artinya... Kalo gue kesasar. Hahaha sial..

Jadi dia bilang kalo di sebelah barat palang tu ada balihonya kan, ambil yang sebelahnya. Mungkin karena gue mulai lapar, di otak gue tahunya ada banyak baliho di persimpangan itu. 
Oke deh, gue langsung masuk gang seberang SPBU tadi. Kalo di peta mungkin itu gang yang jalan Tendean. Jalan ini tembus di jalan raya Jl. Kapten Tendean. Nah di situ ada warung Soto mbok Giyem di seberangnya lagi ada gang Bonorejo. Di sini gue nungguin balesan ancer-ancer arah rumahnya.

Dari baliho, masuk jalan sebelahnya dan lurus terus sampai ketemu pohon beringin. Karena gue masih salah arah dan tetep ngga tahu jalan, dan masih ngira kalo balihonya itu yang ada di sebelah selatan palang joglo, maka gue cari itu pohon beringin di kiri jalan. Sepanjang jalan Kapten Tendean ngga ada yang namanya pohon beringin. Sampai habis ini jalan, lhoh kok sudah mau sampai ke terminal aja ini. Waaaaa gue salah jalan brati. :'(

Balik kanan deh, gue balik lagi menuju palang joglo, dan nyari mana itu baliho yang paling geeeede. Eh ternyata ada, dan gue terlanjur ambil jalan sebelah kanan jadi muterin sekali lagi deh itu palang rel kereta api. 
Jadi sebenernya pas pertama gue ke arah sumber tuh, itu gang yang ada warung sotonya ngga kelihatan gara-gara ketutupan sama kendaraan berat seperti bus dan truk, maklum di situ kan padat agak macet gitu.

Pas masuk gang sebelah baliho itu rasanya hati gembira gagap gempita sambil muntah pelangi. Sekarang saatnya gue nyari mana itu pohon beringin lambang partai Golkar.
Yap ketemu, itu pohon di pojokan kiri jalan, kasihan ngga ada temannya mana daunnya sudah kering, yang punya pasti jarang nyiramin pohonnya. Puk puk pohon beringin.. 

Setelah itu, belok kanan ikuti jalan, terus ketemu perempatan belok kiri, dan lurus terus seperti doaku tiap hari tunjukkanlah jalan yang lurus ya Allah~
Sampai ketemu masjid Al Uswah. Maju dikit rumah keempat warna kuning. 
Tadaaaa.. Akhirnya ketemu juga, seperti menemukan harta karun.
Tapi jam yang ada di tangan gue bilang kalo ini sudah sore, sebentar lagi mau Magrib juga. Lagian pas gue nglewatin rumahnya, sepertinya lagi ada tamu soalnya ada dua orang berambut panjang, kalo ga salah lihat sih. Toh gue juga belum ngerti pintu rumah utamanya yang sebelah mana, maklum depan rumahnya aja udah lebar gitu. 

Dengan hati kecil yang sedikit kecewa, kecewa gara-gara kesorean sih, hehehe, tapi dalam hati gue dah seneng banget sudah tau dimana kediamannya di Solo Hadiningrat. Ntar kan kalo dah tau, mau nglamar gitu ngga salah alamat :p
Aamiin.

Jadi, kalo mau cari rumah orang itu jangan asal nekat tanpa info yang lengkap. Pastiin dulu kejelasannya dan pastikan kita juga tahu dan usaha buat nyari tahu.
Untung aja bukan alamat palsunya Ayu Ting Ting. Gimana ya kabar Ayu Ting Ting sekarang?
*efek tv dijual ngga pernah nonton tv~

Minggu, 01 Desember 2013

Catatan Perjalanan: Pendakian Gunung Merbabu Jalur Selo


Ketika kaki menapakkan di pos Sabana I, gue dan teman-teman sependakian mendirikan tenda untuk istirahat. Waktu menunjukkan pukul 11 malam. Setelah itu acara masak air dan masak mie instan pun terjadi.

Skip...

Ketika bangun pagi, pemandangan sun rise dari Pos Sabana I seperti gambar di atas. Gambar diambil secara panorama dengan kamera digital Sony.

Kembali ke awal cerita..

Jalur Selo merupakan salah satu pilihan untuk menuju puncak Merbabu. Masih ada jalur Cunthel, Tekhelan, dan Wekas yang bisa dilewati dari Kopeng.
Kali ini gue lewat jalur Selo karena sebelumnya gue pernah lewat kopeng dan sekaligus dua jalur alias beda jalur waktu naik dan turunnya.

Jalur selo terbagi menjadi beberapa pos, yakni Pos 1, Pos bayangan 2, Pos 2, Pos 3 aka Batu Tulis, Sabana I, Sabana II, dan selanjutnya puncak Triangulasi. Beberapa meter dari situ puncak Kentheng Songo.
23 November gue bersama teman-teman (Hasan, Satimo, Tutut, dan Weda) berangkat dari Solo menuju Selo. Asal kalian tahu, ketika sampai Selo untuk menuju base camp tidak ada penunjuk arah di pinggir jalan, dan tidak semua orang sekitar tahu keberadaan base camp yang terdapat di kaki Gunung Merbabu.
Salah satu teman gue, Tutut, orang yang menjadi penunjuk arah aja lupa-lupa ingat. Untungnya kita sampai base camp walaupun sempat nyasar.

Sesampai di base camp kita siap-siap, makan-makan dulu kecuali Tutut ngga makan takut ganjel di perut katanya. Ibadah-ibadah dulu juga. 
Pukul 17.30 kita mulai daki Gunung Merbabu. Pos demi pos terlewati. 
Sampailah di Sabana I, kita mulai capek, dan akhirnya kita beristirahat bangun tenda di sini.

Sun rise di deket tenda

Karena kecapekan maka sun rise gagal di puncak, alhasil sun rise di Sabana I. Walaupun belum sampai puncak tapi pemandangan di sini ngga kalah bagus lho.

Siluet -_-


 Latar belakang Gunung Merapi :D


 Teman yang berjuang.


Puncak masih di belakang bukit itu.


 
 Puncak Kentheng Songo


Oleh-oleh untuk seseorang :)


Perjalanan turun lebih cepat daripada perjalanan waktu naik (mendaki). Turun Gunung Merbabu dengan lari kurang lebih 2 jam cukup.

Lain waktu gue pengen daki Merbabu lagi dan menikmati suasana sun rise di puncak :')
Setiap perjalanan pasti ada hikmahnya. Kali ini gue bersyukur banget selain bisa selamat sampai tujuan dan pulang dengan kaki cenat cenut, gue daki Merbabu dengan beban tas yang paling ringan. Ini pasti balasan dari kemarin-kemarin yang tiap gue daki mesti bawa bawaan berat. Jadi tahu rasanya bawa beban ringan dari naik sampai turun lagi, hehehe.

Akhir cerita, salam lestari~

Kamis, 21 November 2013

THE TREE

Ada berita duka dan dishare di grup FB. Sedih rasanya telat baca karena baru sempet buka notif grup. Gimana lagi, soalnya ngga setiap hari updet atau ngecek FB.
Emang sih sudah berlalu, tapi rasa sedihnya makin tambah ketika tahu kalo kita telat mengetahuinya.

Oke, sebelum telat lagi suatu kabar apalagi kabar gembira, gue mau bilang kalau tanggal 21 November ini merupakan hari pohon.

Hari Pohon diperingati untuk menyadarkan kembali perlunya menanam dan melestarikan pepohonan. Banyaknya pohon akan mampu mengurangi dampak polusi dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Ngomong-omong soal pohon nih, jadi inget game dota. Hero pohon aka Treant Protector yang punya armor gede jadi kuat dan keras men. Selain itu, kemarin gue nonton film Percy Jackson: Sea of Monster, di film itu ternyata Thalia anaknya Zeus yang mati terus berubah menjadi pohon dan di akhir cerita dihidupkan kembali dengan kain wol ajaib. Gitu deh. Ngga nyambung kan? :p 

Mari saatnya kita menanam pohon biar bertambah. Soalnya pohon di Indonesia ini makin lama makin sedikit. Kasihan anak cucu kita nanti. Kalo pohon di Indonesia ini habis, maka kiamatlah dunia. Karena di bumi ini sebagian besar tanaman pohon (hutan) ada di Brazil dan Indonesia. Banyangin aja kalo pohon-pohon itu sudah ngga ada, polusi di dunia bakal meningkat, oksigen menipis dan matilah makhluk hidup. 

Semua itu tergantung kesadaran masing-masing. Ingin hidup yang lebih baik? Mulailah dari yang kecil-kecil karena semua yang besar itu pasti berawal dari yang kecil.

"a small things for a better future"