Tampilkan postingan dengan label random. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label random. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 September 2014

The Power of Pending

Ada saja jalan tak terduga ketika gue pending keinginan untuk berpikir ulang apakah gue akan mengeksekusinya atau ngga. Rasa penyesalan selalu ada ketika datang hal yang lebih menyenangkan dari apa yang telah keputusan diambil.

Contoh ketika gue mau beli sepatu futsal, nike di toko resmi cuma diskon 10%. Lalu gue pindah ke sport station dan mendapatkan adidas yang harganya lebih murah. Gue beli itu adidas futsal.
Seminggu kemudian harga sepatu futsal nike di sport station diskon 50%, dan gue nyesel beli adidas.

Contoh lain ketika gue mau pasang orange tv, setelah dihitung-hitung, bla-bla-bla dan sebagainya jatuhnya lumayanlah untuk pengeluaran perbulannnya nanti. Jauh sbelum itu gue sudah ngerencanain untuk streaming saja di genflix.co.id toh bisa jatuh lebih murah kalau dihitung-hitung. Waktu itu belum sempet gue eksekusi karena paket data telkomsel belum mendukung kalau akan gue gunain untuk streamingan alias kuota bakal cepet habis. Tapi pencerahan datang begitu saja, sekarang paket midnight kuotanya lebih mendukung daripada waktu itu.

Dari kedua contoh di atas dapat gue simpulkan kalau penyesalan tetep bakal ada dan hal yang menyenangkan pun juga ada. Mereka saling beriringan, kalau seimbang mungkin bakal dapat banyak pelajaran, kalau tidak berarti antara beruntung dan kurang beruntung.

Selasa, 26 Februari 2013

Passion

Hampir aja gue ngirim sms galau ke nomor seseorang, hehe. Gue baru inget ini 2013 udah ga musim galau lagi sih. Perasaan gue tadi berasa campur aduk, intinya gue ngrasa ga mau ninggalin hidup dan kebiasaan ini. Gue terlalu nyaman dalam kondisi sekarang.

Untuk itu gue kudu berani untuk keluar dari kotakan ini, mencari suatu tantangan baru. Kalo tetap seperti ini mungkin tujuan hidup untuk lebih baik ga bakal tercapai. Emang sih semua butuh proses, tapi gue selalu menyampingkan proses tersebut. Gue kudu berubah!

Sekilas melintas dibenak gue waktu bingung mau nulis apa sekarang ini. Tadi sih sebelum gue buang air kecil masih inget apa yang bakal gue tulis. Hadeeeh...
Kali ini gue mencoba untuk bahas tentang "passion". Apa itu passion? Setelah gue coba googling di yahoo dan ketik google.co.id lalu enter dan gue search passion adalah. Cetarrr banyak tulisan tentang passion itu apa. Di bawah ini yang gue kutip dari sumber;

Passion adalah sesuatu yang kita tidak pernah bosan untuk melakukannya.
Passion adalah dimana kita akan mengorbankan segala hal untuk mencapai itu.
Passion adalah sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas, tanpa paksaan.
Passion adalah panggilan jiwa
Passion adalah dimana kita tidak memikirkan untung dan rugi
Passion adalah ketika kita melakukan sesuatu yang kita sukai tanpa merasa capek.

Dari situ kita bakal tahu apa itu passion, penjelasannya singkat dan sangat jelas kalo kita baca. Gue pun juga baru tahu apa itu passion. Jadi harusnya skripsi gue ini merupakan passion saat ini. Kalo masih aja gue sampingin, kapan gue lulusnya? Semester 12 ini bray..

Please, jangan datang di mimpi gue dulu ya my passion. Gue mau nonton bola bentar sambil nunggu ngantuk. Semoga bangun tidur kamulah yang bakal ngucapin selamat pagi. I'll love you my passion :*

Jumat, 21 September 2012

Pemanasan

Melemaskan jari-jari ini di tengah malam dengan cara mengetik kata-kata yang ada dalam kepalaku ini. Yuph, sebelumnya aku habis makan soto, tempe goreng dan minum es coffeemix. Tengah malam ini aku sering merasa lapar. Ya jelaslah toh seharian cuma makan nasi satu bungkus doank. Makanku tidak sendirian, tentu saja ditemani orang yang selama 5 tahun ini aku tinggal seatap bareng. Gila awet setia banget kan?? Tapi sayangnya bukan cewek, hehe. Dia adalah Budiono, mahasiswa tingkat akhir seakhir-akhirnya antara DO atau DO #eh. Itulah nasib mahasiswa akhir, hal tersebut juga aku rasakan sebagai mahasiswa angkatan 2007 yang entah sekarang itu termasuk semester berapa. Aku saja sampe ngga tau sekarang ini aku semester berapa. Sebenarnya sih aku tinggal ngerjain skripsi, tapi karena males itu aku ngga kerjain. Inilah masa senakal-nakalnya aku sampai aku seperti ini. Karena sebelumnya aku belum pernah semalas ini, secara track recordku dari kecil termasuk hebat. SD, SMP, dan SMA aku selalu masuk sekolah favorit dan kelas unggulan. Ranking 3 besar, 10 besar, 20 besarpun pernah aku alamin, sampai-sampai 40 besar pun pernah (dalam sekelas kan 40 siswa, hehe). Flashback dikitlah zaman-zaman aku pinter dulu. Sayang kepintaranku itu tidak diimbangi kerajinan. Coba kalau aku rajin mungkin aku sudah pakai selendang cumlaude 2 tahun yang lalu :p. 
Tapi aku percaya kalau aku masih bisa untuk memulai lagi. Ok, mulai dari tulisan ini maka aku akan mulai rajin. Masih kamu ngga percaya? Percaya sajalah kamu, karena positif thinking itu lebih baik dari pada negatif thinking. hehehe. 

..... #np JKT48

Pukul 2:50 waktu laptop.
Pukul 3:18 waktu jam dinding.

Ngaco kan jam dinding aku? Aku sih cuma setting untuk kelebihan 15 menit doank, tapi bisa aja dia mempercepat dirinya sendiri. Mungkin jam dinding itu sebenarnya menyindir aku karena dia bisa lebih cepat dari pada aku. Oke fine, aku terima, tunggu saja nanti aku akan lebih cepat dari kamu.

..... kemudian aku ngetwit "Mungkin jam dinding itu sebenarnya menyindir aku karena dia bisa lebih cepat dari pada aku." 

Kulihat sprei di belakangku, warnanya coklat agak kuning. Kalau ingat dulu waktu beli sprei itu rasanya jadi geli, kenapa? Karena waktu itu aku ingin mencari sprei gambar klub bola, tapi nyari sana-sini ngga ada yang cocok. Pada suatu toko ada yang jual lumayan lengkap sih, tapi berhubung harga ngga cocok alias mahal, maka terselip kata-kata dari seseorang yang menemani aku nyari sprei waktu itu. Dia bilang kalau kita lagi nyari sprei yang gambarnya tidak mereka miliki. Dalam benakku pinter juga anak ini ngelesnya. Alhasil kita terus mencari di tempat lain, dan ketemulah sprei coklat kuning ini, yang mana bukan gambar klub bola. Aneh kan? hehe, iya emang aneh sih, nyari A dapatnya B.

Samsung galaxy ace di atas kasurku itu menunjukkan waktu pukul 2:59. Ponsel pintar ini aku beli dari mahasiswa juga. Di saat dia butuh uang maka aku beranikan untuk menawar sebesar 1,5jt rupiah. Tawar menawarpun sangat sengit sekali. Hahaha. Akhirnya dengan jurusku yang aku bilang cuma punya uang segitu, dilepas juga itu ponsel.

..... #np JKT48 
serasa lagunya cuma itu aja, ngga bisa diganti-ganti :))

Hemmm, lumayan juga ini tangan pemanasannya buat ngetik. Aku akhiri dulu yah, lain kali akan cerita lagi.

Selamat pagi!

Rabu, 05 September 2012

Hidup itu Pilihan

"Pilihlah salah satu jawaban di bawah ini... "
Kata-kata di atas sering kita baca pada waktu kita mengerjakan soal pilihan ganda. Ingat kan? Hehe. Sebenarnya kita tinggal memilih di situ, kan sudah ada jawabannya. Jadi ngga perlu mikir lagi.
Nah maka dari itu coba kita aplikasikan ke dalam hidup kita.
Kita ingin sukses maka pilihlah jalan yg menuju kesuksesan.
Kita pengen miskin maka pilihlah jalan yang menuju kemiskinan.
Semua orang mungkin leboh memilih untuk menuju jalan yang sukses. Nah, untuk menuju jalan tersebut kita harus melalui banyak rintangan. Hidup kita penuh dengan teka-teki silang, maka pilihlah dulu antara yang mendatar atau menurun. Hehe opooo iki..
Jalan menuju kesuksesan itu..
*duorrr bunyi tembakan teroris ke polisi dan tiba-tiba ada bom yang meledak yang membumi hanguskan kota Solo ini.
Cerita habis. Sekian.
Hidup itu pilihan kawan, marilah kita pilih yang terbaik. Setiap pilihan pasti ada konsekuensinya. So.. Marilah kita hadapi semua ini, yang penting kita jangan malas dan kudu action.

Published with Blogger-droid v2.0.9

Selasa, 03 Juli 2012

Ketakutan Itu Muncul Kembali

Judulnya aja sudah ngeri, apalagi isinya? Ketakutan setiap orang itu berbeda-beda. Langsung saja bahwa aku ini takut sama coklat. Kenapa? Padahal semua orang suka akan coklat. Cewek mana yang tidak suka coklat? Cewek yang paling beruntung pasti adalah cewekku nanti, karena dia bakal mendapat porsi coklat yang lebih dibanding jika dia dengan cowok yang lain. hehehe. Maka dari itu, kurang apa aku ini buat kalian wahai cewek-cewek di bumi ini. Ups, malah out of topic. Sebab aku tak suka coklat karena setiap aku makan itu coklat pasti ujung-ujungnya kena migrain. Migrain adalah sakit kepala sebelah. Aku kasih tahu waktu kena migrain, pertama gejala yang aku alami adalah pandangan salah satu mataku kabur, sehingga aku terganggu dalam penglihatan. Setelah beberapa menit kabur itu hilang dan mata jelas kembali, tapi kepala menjadi pusing sebelah saja. Hal inilah yang aku rasakan paling sakit. Beberapa menit kemudian aku harus memuntahkan isi dalam perut supaya keadaanku menjadi lebih baik. Hal ini aku lakukan antara 2-3 kali muntah untuk dapat memberikan rasa lebih enakan. Setelah itu baru aku bisa tidur untuk menghilangkan sisa-sisa saki kepala sebelah ini. Aku tak tahu apakah ini juga terjadi pada orang lain atau cuma aku. Kalau ini penyakit yang lama-lama akan menjadi bahaya mungkin tulisan ini dapat menjadikan kenang-kenangan saat aku teringat lagi sehat untuk menceritakan semua ini. 

Oke kita lupakan coklat dan migrain di atas. Dalam masalah ini ketakutanku adalah kemalasanku yang akan berakibat dari mundurnya dunia perkuliahanku lagi. Entah kenapa rasanya malas sekali untuk aku memulainya lagi yang namanya skripsi. Dilema ini terlalu panjang yang belum menemukan ujungnya. Aku berharap bulan ini adalah ujungnya. Aku sudah terlalu banyak menebar janji pada mereka yang telah mensupport aku, dan aku telah mengingkari janjiku tersebut. Sedih rasanya kalau teringat kata-kataku sendiri yang dapat meyakinkan mereka dan aku sendiri malah melakukan hal sebaliknya. Oh Tuhan, mungkin tulisan ini aku ingin Kau yang pertama membacanya. Maaf saya nglantur

Semua itu tergantung dari individu masing-masing. Sekarang ini aku juga sadar kalau aku tidak dapat diharapkan. Aku kasihan pada mereka yang berharap padaku. Aku ingin berubah secepatnya. Tapi kata cepat itu tidak ada dalam hidupku. Seperti aku membutuhkan huruf C dalam namaku, padahal di namaku tidak ada huruf C. Begitulah istilahnya. Aku harap waktu bisa menyadarkanku. Sebenarnya aku sendiri juga sadar tapi semua itu cuma sebentar.

Hemm, aku tak tahu apa yang harus aku lakukan.... (to be continue)