Senin, 17 Februari 2014

Konser Gamelan Akbar 2014

Pada tanggal 15 Februari ada acara gratisan dari Pemerintah Kota Solo yaitu Konser Gamelan Akbar 2014 di halaman parkir Benteng Vastenberg. Acara ini menampilkan banyak artis terkenal di bidang seni seperti , Sahita, Blacius Subono & Dedek Wahyudi. 




Panggung yang besar dengan penataan lampu yang bagus dan suara yang enak didengar, acara sungguh menyenangkan. Dari awal sampai akhir tidak ada yang membosankan.
Karena ini acara gamelan pertama kalinya maka masih ada kekurangan dan perlu diperbaiki untuk ke depannya.

Sebenarnya gue kurang tahu kapan acara ini ada, cuma sebelumnya pernah baca tapi tidak ingat tanggalnya. Waktu itu, sore hari gue dapat ajakan buat nonton ini. Jadi ini acara malam minggu pertama gue di tahun ini. Karena sebelumya gue jarang malam mingguan dan lupa apa itu malam minggu. 

Setelah acara selesai gue sempetin buat foto di gerbang masuk acara ini. Foto orangnya sih biasa aja kok cuma cakep aja. Hehehe



Ngga mungkin kan gue foto selfie seperti itu, pasti ada yang motoin. Mau tahu siapa? Nih gue kasih tahu.

Siapakah dia? Dia adalah fans yg tak berpaling ke lain hati, mahasiswi Magister Pendidikan Bahasa Inggris. Sedangkan gue adalah mahasisa :|
Bagaimana ceritanya gue bisa kenal sama dia? Nanti deh kapan-kapan ada kok ceritanya.
Sebagai makhluk hawa yang tercipta di bumi ini, dia pasti seperti cewek sebagaimana umumnya. Foto! Foto! dan dia pengen foto dengan latar belakang tulisan Solo peduli bencana Gunung Kelud. Seperti ini...

Ada kejadian konyol pada acara ini. Saat acara amal dan kotak amal diputar ke penonton, gue pun ikut donasi. Gue ambil aja semua uang yang ada di saku belakang celana tanpa melihat itu nominalnya berapa.
Tak disangka ternyata karcis parkir motor gue ikut gue masukin ke kotak amalnya x_x. Untung ini bukan di mall, jadi waktu kelua pulang tak perli mengganti karcis yang hilang bila tidak dapat menunjukkan karcis parkirnya. Lain kali ga bakal gue ulangin deh..

Sudah gitu aja, nanti kalau ada acara lagi di Solo pasti gue posting. Acara sih pasti ada cuma guenya itu yang berangkat datang atau ngga. Emm, tergantung sih ada yang ngajak ngga. Hehehe

Act and Pray For Sinabung

Pada tanggal 16 September 2013 Gunung Sinabung meletus. Lebih dari 17.000 penduduk mengungsi di 20 posko bencana.
18 November 2013 Gunung Sinabung kembali erupsi. Saat ini sudah lebih dari 29.000 jiwa tinggal di 43 posko pengungsian. Kondisi para pengungsi dan desa mereka seperti pada video ini.

Setelah melihat link video tersebut, hati gue tergugah buat nyari donasi dengan menjual stok dagangan kaos SHS seperti di bawah ini.


 Semoga usaha gue lancar. Aamiin..

Halo

Sudah satu bulan dari terakhir gue posting blog terakhir tanggal 17 Januari kemarin. Sekarang 17 Februari, jam menunjukkan pukul 1:06 am. Gue belum tidur, belum ngantuk. Monkey to Millionaire menemani tengah malam gue yang masih panjang ini.

Bulan Februari tak terasa sudah jalan setengahnya. Sepertinya baru kemarin tahun baru masehi, tahun baru Cina juga sepertinya baru kemarin. 
Setiap gue posting blog pasti akan ada cerita yang akan dishare. Tapi sementara ini ngga akan gue share semua seperti biasanya yang gue buka-bukaan dengan kejadian apa aja yang dialami.

Baru jalan setengah bulan aja sudah ada duka dan sukanya bulan Februari ini. Dukanya sementara gue pendem dulu deh. Nah, sukanya gimana? Sama gue juga mau pendem dulu. Ha ha ha.
Alhamdulillah gue nulis ini dengan hati yang lagi seneng sih tapi juga perut yang agak eror. Ngga tau kenapa rasanya aneh ni perut. Entah tadi gue telat makan atau salah makan.

Sekian deh opening blog buat bulan ini. Habis ini gue akan posting kejadian-kejadian dari awal bulan ini.

Jumat, 17 Januari 2014

Nol

"Validasi ulang saja, tapi pake tema yang lebih fresh jangan yang itu lagi ya?" 

Dalam sekejap gue bingung kudu ngomong apa, dalam hati emang gue yang salah jadi gue harus bisa nerima apapun resikonya. Untuk membantahnya pun gue ngga berhak kalau situasinya seperti ini karena ini murni kesalahan gue.

Mengulang dari awal lagi. Yak, skripsi gue diulang dari nol lagi. Sia-sia banyak waktu yang telah gue buang, penelitian gue muter-muter keliling Jogja untuk mencari data pun terasa ngga berarti. Oke, mau gimana lagi toh itu murni gue kok yang salah, jangan mencari kambing hitam.

Hadapi dengan senyuman, terima apa adanya dan buat hal ini pelajaran bagi gue. Tetap semangat? Harus jawabannya. Walaupun sulit, inilah cobaan gue sekarang ini. Gue kudu ngelawannya, jangan jadi pengecut karena selama ini gue berasa merugi.

So, let do this!   

Terima kasih buat keluarga, semoga kalian bisa lebih sabar buat ngertiin gue. Maaf ya..
Gue baca sms dari adek, rasanya gue pengen nangis. Karena mungkin kata-kata yang tertulis di situ adalah pesen dari orang tua gue. Gue takut kalau gue jadi beban mereka, gue takut mereka sakit kalau ternyata terlalu banyak mikirin gue..

Ya Allah..
Berikanlah rezeki yang bermanfaat, hamba pengen banggain orang tua.. Mereka pasti kangen akan prestasi hambaMu ini..

Terima kasih buat waktumu FPR karena hari ini gue bisa ketemu dan ngasih t-shirt yang mungkin ngga seberapa buat kamu. Melihatmu saja bisa membuatku lebih semangat, semoga senyumanmu itu merupakan pesan dari Tuhan yang tersirat.

Hari ini, langkah ini, tertulis di sini..

Gue siap mengejar cita-cita gue walaupun mulai dari nol lagi! Because it for a better future. \m/

Kamis, 02 Januari 2014

Sedekah Harian

Baru sehari di awal tahun 2014 sudah aja masalah dan langsung booming di dunia twitter. Maklum gue setiap harinya selalu mantengin lini masa twitter. Padahal ada kerjaan yang lebih penting tapi tetep aja mata gue tertuju di sana.

Titip doa berbayar, itulah yang lagi booming seharian ini. Jadi Ahmad Gozali sebagai pemilik akun twitter @ahmadgozali ini mengajak para followersnya untuk mentransfer uang sebesar seratus ribu rupiah dan mengirimkan doa apa yang akan dimintakan nanti saat Pak Ahmad ini saat berdoa di Mekah sana. 
Dalam kasus ini sebagai orang awam yang tidak tahu siapa itu Pak Ahmad pasti langsung berpikiran masak buat nitip doa kudu bayar segitu. Apalagi kalau sudah direplay sama akun-akun seleb twit sejagad Indonesia, bakalan deh itu follower yang kurang pintar langsung berpikiran negatif.
Gue sebagai pengguna twitter yang pintar langsung mengecek siapa itu Pak Ahmad dan siapa saja yang dekat dengan dia. Cek aja sendiri, gunakan pikiran positif anda :)

Ini poster ajakan sedekahnya

Kalau sudah masuk dunia twitter Indonesia maka kelanjutanya bakal ada joke semacam ini:
Entah itu transfer asli atau bukan

Dalam hal ini Pak Ahmad kurang beruntung karena sewaktu dia sudah di Jeddah dan ngetwit kalau sudah sampai, dia lupa belum menyalakan fitur lokasi di smartphonenya. Alhasil jadinya seperti ini jika kita lihat dari twitter kita:

Gue sih percaya sama dia karena sudah gue kepoin seluk beluk sebagian besarnya. Jadi bagi yang masih belum percaya sebaiknya kalian cek klarifikasinya di akun @sedekahharian tentang program titip doa

Sebelum kita menilai orang ataupun kelakuan orang, lebih baik kita mengetahui siapakah sebenarnya orang tersebut. Sekarang ini orang yang bener-bener berniat baik malah jadi kelihatan sebaliknya di mata banyak orang. Seharusnya didukung bukan malah dipojokkan. Bagaimana negara ini akan maju kalau sikap kita masih seperti ini.
Jadi buka mata anda lebar-lebar, gunakan pikiran positif anda maka anda akan tahu apa yang anda lihat sebenarnya.


Selasa, 31 Desember 2013

31 Des

Di akhir tahun ini hujan turun setiap paginya. Hawa yang dingin membuat gue merasa ngantuk terus. Hai... Apa kabar skripsi? Good? I'm sorry, i have no idea..

Mengingat setahun ke belakang sepertinya belum ada yang bisa dibanggakan, bahkan yang terasa berarti pun ngga terlalu terlihat. Tapi sepertinya gue jauh lebih bersyukur dari tahun sebelumnya.
Tahun 2013 awal gue mulai suka dengan hobi baru yaitu daki gunung. Dari ngumpulin peralatan outdoor hingga belajar situasi outdoor. Dari alam gue banyak belajar.

Di akhir tahun gantian gue mulai suka baca-baca lagi setelah seian lama vakum hobi membaca. Dulu ya waktu gue masih SD, gue langganan Bobo, langganan tabloid yang berhubungan dengan bola, dan langganan ke rental komik. Sebagian uang jajan gue lari ke sana. Tapi setelah lulus SMP gue sudah jarang baca lagi karena uang jajan yang pas-pasan ngga ada sisa buat beli seperti itu lagi.
Dan sekarang gue mulai hobi buat baca-baca lagi. Jadi berasa nostalgia.
Hal yang tetep gue jalanin selama setahun terakhir adalah futsal, sekarang aja senjata baaru gue pakai specs acc viper, paling sepatu ringan dan mahal. Tak apalah, he he he.

Emang sih tahun 2013 gue masih tetep masih single walaupun teman-teman sebaya malah sudah ke jenjang yang lebih tinggi, pernikahan. Mungkin belum bertemu saja sama jodohnya, lagian gue juga ngga ngejar kemana si jodoh berlari. Hitung-hitung hemat bensin berarti di tahun 2013, mana sempat naik juga kan harga bahan bakar. He he he..
Semoga di tahun yang baru besok dapat menuju ke hidup baru bersama jodoh ya.. aamiin.

Ada perlunya kita menengok ke belakang tapi kalau ngga sempet juga ngga papa, yang penting ke depannya kita bisa menjadi lebih baik dari pada yang lalu, biar kita ngga termasuk orang yang merugi. OK?? Oke sip (y)

Senin, 23 Desember 2013

Hari Ibu

Ibu, Ibu, Ibu, Bapak

u know what i mean :')

Tanggal 22 Desember merupakan Hari Ibu, dimana kebanyakan orang mengucapkan hari ibunya ke ibunya masing-masing, ke ibunya orang lain, bahkan ke ibunya gebetan atau ibunya mantan.
Dua tahun kemarin sih masih sempet ngucapin hari ibu ke ibunya mantan, soalnya dulu tiap pacaran selalu ibu si pacar baik hati ke gue. Tapi semenjak udahan, tahun kemarin gue udah ngga ngucapin secara tak langsung. 

Gue sedih ketika tahu ternyata ibu mantan pacar pertama gue sudah meninggal, karena ga kebayang kalau dia bakal pergi secepat itu. Selamat hari ibu buat mamanya Ninda :')
Gue selalu inget senyuman anda.
Duh, jadi sedih gini. Selamat hari ibu juga deh buat ibunya Keke :D
Maaf, dek Abe ngga ngucapin langsung.. (((dek Abe))) Ha ha ha

Emmm, selamat hari ibu juga buat Umi mu wahai pujaan hati :)

Sekian ucapan selamat buat para ibu-ibu, untuk yang belum sempat gue selamatin maaf ya, karena ngga bisa disebutin satu-satu.

Paling penting dari semua di atas yaitu selamat hari ibu buat Emak gue tercinta :*

Karna engkau...
diriku terlahir di bumi ini
diriku beranjak dewasa
diriku menjadi seperti ini

Dari dulu setiap gue pulang ke rumah yang pertama gue cari selalu emak gue. Kalau sudah melihatnya rasanya lega. Tapi ketika belum bertemu maka gue akan teriak sambil nyari dimana emak gue, gue cari di kamarnya, di dapur, di kamar mandi, di kandang, kalau tetep ngga ketemu ya gue cari di warung terdekat. Enak nih kalau ketemu di warung, bisa sekalian beli jajan. He he he.


Hayo tebak mana emak gue di foto atas? Bagi yang jawabannya benar ntar dapat hadiah umroh :))
Tapi ketemunya langsung di Mekah sana yak, he he he
Jangan liatin gue lho, sumpah itu gue overload deh size-nya. Sekarang dah mendingan ngga sebunder itu. Cowok bunder itu ga lucu.. Huft

Ngomongin soal emak, pasti dulu banyak ngajarin gue apa pun waktu gue masih kecil. Lha wong gue juga ngga inget pas zaman kecil pas ucul-ucul nya gue. Gue inget yang ngajarin naik sepeda megangin dari belakang itu emak gue. Bahkan ngajarin naik motor di dalam rumah juga dipegangin emak gue dari belakang. Maklum waktu itu baru iseng-iseng naik motor, umur gue belum sampe 16 soalnya.

Emak gue emang segalanya, waktu gue putus dari pacar yang udah lama banget pacarannya, yang nenangin juga beliau. Kalau ngga putus mungkin gue ngga bakal sadar kalau ternyata ada yang lebih perhatian dari pada pacar yang sudah kita anggap sebagai remainder atau apa pun itu.
Bahkan waktu bokap gue masuk rumah sakit dan gejala strok, bisa dibilang strok sih, yang ngerawat nyuapin dan segalanya itu emak gue. Gue ngga bisa bantu langsung, soalnya gue ngga di rumah.
Karena cintanya dan kekuatan dari Allah, bokap gue bisa sembuh dan bisa jalan lagi bahkan melakukan aktifitasnya seperti dulu (lihat foto di atas), cuma ngga boleh aja naik motor sendirian. Jadi selain kakak gue, kalo gue pas di rumah maka profesi gue adalah sopir :D

Emak gue ngga pernah nuntut gue buat lulus kuliah, tapi berhubung ini sudah batas akhir gue kuliah maka mau tidak mau gue kudu nyelesain studi ini. Kurang lebih tujuh tahun gue belum bisa ngebanggain bonyok (bokap-nyokap) gue.
Beda waktu zaman gue SD, SMP dan SMA. Setiap catur wulan, setiap semester, setiap kenaikan kelas, setiap penerimaan siswa baru, gue selalu ngebanggain mereka.
Bukannya sombong sih, dari SD sampai SMP gue selalu masuk kelas unggulan dan dapat ranking. Wajar aja emak gue bangga, kadang bisa buat cerita-cerita. Tapi waktu itu gue malu kalau prestasi gue sering dicrita-critain, padahal bagi mereka itu adalah hal yang membanggakan.
Waktu SMA gue masuk sekolah paling favorit di Kota Magelang yaitu SMA Negeri 1 Magelang. Dari keluarga gue, cuma gue yang masuk situ sih.

Untuk saat ini gue belum bisa banggain lagi Mak, maaf ya. Walau kadang cerita gue sebagai penjual kaos lewat internet sering dicrita-critain. Secara tak langsung gue nyari tambahan duit sendiri. 
Tapi gue yakin, sebentar lagi gue lulus kuliah dan membuka lapangan kerja, karena itu bakal buat mereka bangga :')
Gue tahu tiap hari bokap selalu doaian gue sekeluarga, sebaliknya gue juga selalu doain orang tua gue setiap hari. Semoga kita semua sehat selalu, biar bisa merasakan hasil usaha dan pengorbanan kita selama ini. Aamiin..

Selamat hari ibu.. dan
Surga di telapak kaki ibu..